Gelanggang Jatim – Gianyar – Persebaya Surabaya merebut gelar juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti 6-5 dalam laga final yang berlangsung dramatis di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis dini hari (7/8/2026).
Partai final berlangsung sengit sejak menit pertama. Persebaya lebih dulu unggul melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20 setelah memanfaatkan umpan silang dari Rachmat Irianto. Namun keunggulan Bajul Ijo hanya bertahan empat menit karena Persib menyamakan kedudukan lewat sontekan Patricio Matricardi di menit ke-24.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal 90 menit berakhir, sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu 2×15 menit. Situasi semakin memanas ketika Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Mariano Peralta diganjar kartu merah pada menit ke-113 akibat melanggar Francisco Rivera. Meski unggul jumlah pemain, Persebaya gagal mencetak gol tambahan sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam drama adu penalti, Persebaya tampil lebih tenang dan akhirnya keluar sebagai juara dengan skor 6-5. Gelandang Gledson Paixao Da Silva menjadi penentu kemenangan setelah berhasil mengeksekusi tendangan penalti terakhir. Dari tujuh penendang Persebaya, hanya Yuran Fernandes yang gagal, sementara di kubu Persib ada Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa yang tidak mampu menyumbang gol.
Gelar juara ini menjadi trofi Piala Presiden pertama bagi Persebaya yang mengakhiri penantian 22 tahun tanpa trofi besar. Sebagai juara, Persebaya berhak atas hadiah Rp8 miliar, sedangkan Persib selaku runner-up menerima Rp3,5 miliar. Ribuan Bonek merayakan kemenangan ini dengan menggelar nobar di Lapangan Mapolda Jawa Timur yang dihadiri sekitar 5.000 pendukung dalam suasana damai dan tertib.
