• Mon. Sep 21st, 2026

Gelanggang Jatim

My WordPress Blog

Ratusan Pelajar Keracunan MBG di Sidoarjo-Jombang, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian SPPG

ByGelanggang Jatim

Sep 11, 2026

Gelanggang Jatim – Sidoarjo – Gelombang keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengguncang Jawa Timur dengan total ratusan korban di Sidoarjo dan Jombang.

Kasus keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar dan santri di Sidoarjo dan Jombang menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Korban keracunan di Sidoarjo tercatat mencapai 664 orang yang tersebar di 19 sekolah dan pesantren setelah mengonsumsi menu MBG dari SPPG Kalitengah pada Selasa, 1 September 2026. Mereka dirawat di 8 rumah sakit dengan keluhan mual, muntah, diare, dan sakit perut.

Kejadian serupa juga menimpa 260 siswa SMPN 1 Kabuh di Jombang yang mengonsumsi MBG pada Rabu, 2 September 2026. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Hexawan Tjahja Widada mengungkapkan sebagian besar siswa mengeluhkan gejala mual, muntah, nyeri perut, dan diare. Menu yang dicurigai adalah udang saus Padang, meski penyebab pasti masih dalam penyelidikan laboratorium.

Polresta Sidoarjo telah turun ke lokasi untuk mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai pihak terkait. Tim penyidik dari Satuan Reserse Kriminal juga mendatangi dapur SPPG Kalitengah di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin untuk investigasi. Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan surat penangguhan operasional SPPG Kalitengah dan akan mengevaluasi 174 dapur SPPG lainnya di Jawa Timur.

Kasus ini bukan yang pertama, karena dalam setahun terakhir lebih dari 5.000 kasus keracunan makanan terkait program MBG telah dilaporkan di berbagai daerah. Para ahli mendesak pemerintah untuk melakukan moratorium atau penghentian sementara program MBG hingga sistem keamanan pangan diperbaiki. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada SPPG yang terbukti lalai menjaga kualitas makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *