• Mon. Sep 21st, 2026

Gelanggang Jatim

My WordPress Blog

Jember Fashion Carnaval 2026 Mulai Hari Ini, Ribuan Wisatawan Padati Kota Jember

ByGelanggang Jatim

Jul 24, 2026

Gelanggang Jatim – Jember – Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 resmi dibuka hari ini, Jumat 24 Juli 2026, menandai dimulainya parade kostum spektakuler bertema HEAL: Humanity, Earth, and Life di Alun-Alun Central Park, Kabupaten Jember.

Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali menjadi sorotan dunia dengan digelarnya festival busana jalanan terbesar di Asia ini pada 24–26 Juli 2026. Menginjak penyelenggaraan ke-24, JFC mengusung tema HEAL: Humanity, Earth, and Life, sebuah ajakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan melalui perpaduan seni kostum, musik, serta pertunjukan jalanan yang memukau.

Hari pertama JFC 2026 dimeriahkan dengan World Kids Carnival dan Pets Carnival yang dimulai pukul 13.30 WIB. Parade kostum unik yang menampilkan anak-anak dan hewan peliharaan ini menjadi pembuka rangkaian acara tiga hari yang dinanti-nantikan ribuan wisatawan domestik dan mancanegara. Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah ruas jalan mulai pukul 11.00 WIB hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Festival yang masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini menghadirkan inovasi baru berupa pengalaman imersif bagi penonton. Setelah parade utama berakhir, tamu VVIP, pejabat, dan pemegang tiket khusus berkesempatan berjalan di street runway sepanjang 3,6 kilometer bersama para peserta karnaval. Program interaktif ini ditargetkan diikuti 100 hingga 150 peserta sebagai upaya mendekatkan wisatawan dengan atmosfer karnaval.

JFC 2026 diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Kabupaten Jember, mulai dari meningkatkan tingkat hunian hotel, menggerakkan sektor transportasi, mendorong penjualan UMKM kuliner, hingga membuka peluang lebih besar bagi para perajin lokal. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa JFC telah berkembang menjadi lebih dari sekadar parade busana, melainkan simbol kreativitas dan inovasi yang menyuarakan isu keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata kreatif di mata dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *