Gelanggang Jatim – Ponorogo – Dugaan aksi gendam atau hipnotis yang melibatkan warga negara asing (WNA) kembali meresahkan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Aksi kriminal tersebut menyasar sebuah konter handphone (HP) milik Heri Setyawan yang berlokasi di Desa Ngraket, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (2/7/2026) lalu. Peristiwa yang terjadi tepat saat azan Magrib tersebut terekam kamera CCTV dan mendadak viral di media sosial.
Terduga pelaku yang diidentifikasi sebagai seorang bule (WNA) mendatangi konter HP tepat saat berkumandangnya azan Magrib sekitar pukul 17.50 WIB. Pelaku berpura-pura membeli minuman yoghurt seharga Rp 5.000, lalu meminta menukarkan uang pecahan Rp 50.000 dengan uang pecahan Rp 100.000 emisi lama.
Karyawan sempat menolak karena uang yang dicari tidak ada. Namun pelaku terus memaksa hingga merangsek ke area kasir dan mendesak korban membuka laci penyimpanan uang. Di momen inilah korban diduga terkena pengaruh gendam hingga linglung. Pelaku lalu menggasak satu gepok uang tunai senilai Rp 9,5 juta dari dalam laci tanpa disadari oleh korban yang hanya terdiam membisu.
Pemilik konter HP, Heri Setyawan, menjelaskan bahwa karyawannya sebenarnya sudah berulang kali menolak permintaan pelaku untuk membuka laci kasir. Namun intimidasi dan paksaan dari WNA tersebut membuat karyawan akhirnya menyerah. Aksi pencurian ini baru disadari sekitar 10 hingga 15 menit setelah pelaku pergi meninggalkan konter. Modus yang digunakan pelaku serupa dengan kasus serupa yang sempat diungkap kepolisian pada awal Juni 2026 lalu.
