• Sun. Sep 20th, 2026

Gelanggang Jatim

My WordPress Blog

Rupiah Menguat Tajam ke Level Rp17.694 per Dolar AS, Investor Asing Berdatangan

ByGelanggang Jatim

Aug 23, 2026

Gelanggang Jatim – Surabaya – Nilai tukar rupiah menguat signifikan ke level Rp17.694 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, ditopang oleh pelemahan dolar AS global dan masuknya arus modal asing.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,30 persen atau 54 poin ke level Rp17.694 per dolar AS pada perdagangan Jumat (21/8/2026). Penguatan ini menempatkan rupiah di jajaran mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia turut menguat ke posisi Rp17.705 per dolar AS.

Penguatan rupiah didorong oleh tiga faktor utama. Pertama, pelemahan dolar AS secara global akibat ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed) yang menekan nilai tukar dolar di pasar internasional. Kedua, masuknya arus modal asing ke Indonesia yang meningkat seiring kenaikan IHSG yang signifikan serta minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN). Ketiga, harga komoditas global yang stabil memberikan topangan kuat bagi cadangan devisa negara.

Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur periode 18-19 Agustus 2026. Kebijakan ini tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, sekaligus memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kredit perbankan di Indonesia pada Juli 2026 tumbuh solid sebesar 13,58 persen secara tahunan, meningkat dari 12,67 persen pada Juni 2026.

Penguatan rupiah dalam sepekan tercatat 0,75 persen, menandai tren positif setelah sebelumnya sempat menyentuh level Rp18.000 pada akhir Juli 2026. Angka penutupan di level Rp17.694 per dolar AS merupakan level terkuat rupiah dalam hampir tiga bulan terakhir sejak 22 Mei 2026. Pelaku pasar memproyeksikan pergerakan kurs rupiah akan tetap berada di rentang support Rp17.680 dan resistance Rp17.780 per dolar AS, ditopang stabilitas indikator makroekonomi dalam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *