• Sun. Sep 20th, 2026

Gelanggang Jatim

My WordPress Blog

Harga Cabai Rawit Tembus Rp83 Ribu per Kg di Surabaya, Masyarakat Jawa Timur Mengeluh

ByGelanggang Jatim

Sep 4, 2026

Gelanggang Jatim – Surabaya – Harga cabai rawit merah melonjak drastis mencapai Rp83.050 per kilogram di tingkat pedagang eceran, membuat belanja kebutuhan dapur semakin berat bagi masyarakat Jawa Timur pada Jumat pagi, 4 September 2026.

Harga kebutuhan pokok di Surabaya dan wilayah Jawa Timur masih bergerak dinamis memasuki hari ini. Masyarakat perlu mencermati perubahan harga sejumlah bahan pangan, terutama cabai, bawang, beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging ayam. Data terbaru dari Siskaperbapo Jawa Timur menunjukkan harga komoditas pangan tidak bergerak seragam, dengan beberapa bahan pokok bertahan tinggi sementara komoditas lainnya relatif lebih terkendali.

Salah satu komoditas yang paling mencuri perhatian adalah cabai rawit merah. Pada pemantauan PIHPS Nasional Jumat pagi, harganya mencapai Rp83.050 per kilogram di tingkat pedagang eceran secara nasional. Harga tersebut membuat cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas pangan yang paling mahal dibandingkan sejumlah kebutuhan dapur lainnya. Sebagai pembanding, cabai merah besar berada di Rp52.250 per kilogram, cabai merah keriting Rp57.650 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp62.400 per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. Pada Kamis, 3 September, harga cabai rawit merah dalam data nasional sudah berada di level tinggi, kemudian sehari kemudian PIHPS mencatat lonjakan menjadi Rp83.050 per kilogram. Kondisi tersebut membuat belanja kebutuhan dapur menjadi lebih mahal bagi rumah tangga yang cukup banyak menggunakan cabai dalam menu sehari-hari.

Masyarakat Surabaya perlu memahami bahwa angka harga pangan merupakan harga rata-rata atau harga acuan sehingga tidak selalu sama dengan harga yang ditemui di pasar. Perbedaan bisa terjadi karena lokasi pasar, kualitas barang, merek, volume pembelian, hingga kondisi pasokan pada hari tersebut. Di sisi lain, harga daging ayam di pantauan Surabaya justru berada di bawah angka rata-rata nasional, memberikan sedikit ruang bagi konsumen untuk mengatur ulang belanja lauk-pauk. Konsumen sebaiknya membandingkan harga di beberapa pedagang sebelum membeli dalam jumlah besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *